24 February 2016

Jika Kamu Tidak Ingin Seperti Aku,Jangan Lakukan Hal ini.

Mendengar Tausiah para pejuang Agama tentang Riba membuat ciut nyaliku.Apalagi disertai dalil yang  menguatkannya.Betapa ngeri akibat yang akan di dapatkan oleh manusia yang mengerjakan riba.Yang membuat hatiku jadi takut adalah Dosa riba itu sama kalau kita mengzinahi dengan ibu kandung sendiri sebanyak 36x.Sedangkan Mendekati zina sangat di larang oleh allah,apalagi mengerjakannya.

Aku baru sadar setelah aku juga terlibat di dalamnya,sampai-sampai aku sudah tejebak dalam jeratan riba itu sendiri.Bagaimana tidak,Ketika saya membeli kendaraan untuk di pakai jualan di pasar,saya tidak tahu kalau kendaraan yang saya cicil lewat pembiayaan itu,adalah bagian dari praktek riba itu sendiri.Pantas saja Usahaku tidak berkah,manalagi Hubunganku dengan Allah,sudah sangat jauh......Ampun... ya Robbb..maafkan hambamu yang kurang ajar ini.

Bahkan saya pernah lihat dari youtube salah seorang pengusaha namanya Saptuhari Sugiarto,lewat webinar,katanya Pelaku riba itu akan di perangi oleh Allah Dan Rasulnya.Kalau Alaah yang memerangi kita,apa mungkin kita bisa menang,apa mungkin kita mampu mengalahkan Allah.Jangan kata kita menang,Membunuh nyamuknya Allah yang menggigit kita kalau lagi tidur kita tidak sanggup.Apalagi menantang Allah berperang dengan melakukan Praktek riba.

Ya Allah...Kasihanilah Hambamu ini,putuskanlah Rantai riba yang membelenggu leher hamba.Aku pernah bertanya pada seorang teman yang kebetulan jga bayak memahami ilmu agama.Bagaimana hukumnya kalau kita ambil Uang KUR,sedangkan Ulama seluruh Dunia sepakat Kalau bunga Bank itu Riba.Apa Jawaban Temanku."Yang perlu disalahkan pemerintahnya,kenapa melegalkan Bank".

Jawaban itu sempat menggoyahkan imanku yang memang masih rapuh ini.Bagaimana tidak goyah,bisikan iblis yang menakut-nakutiku dengan utang,membuat aku,hampir membenarkan jawaban temanku itu.Siapapun orang asal punya banyak utang,apalagi Utang Bank,Leasing kendaraan (termasuk saya ) Pasti pernah terbersit di pikiran untuk Ngutang lagi buat bayar Utang,karena memang Iblis akan merayu kita dengan hal itu.Bagi yang tidak sepakat tidak ada masalah.Namun itulah kenyataannya.

Masalahnya sekarang ketika aku sudah punya niat untuk keluar dari belenggu riba ini,utang sudah terlanjur menumpuk.Aku benar-benar pusing tingkat dewa memikirkannya.Bagaimana tidak pusing,modal sudah menipis bagai daun kulit bawang,barang dagangan juga sudah tidak pernah di tambah lagi,karena modal sudah terkuras oleh tagihan bulanan.(Lebih dikejar Anjing Gila dari Pada Di kejar Tagihan Bulanan)

Kabar baiknya adalah Anak Istriku masih setia menemaniku sampai saat ini.Mungkin Allah masih Sayang sama aku.Ada seorang teman baik saya yang sebelumnya pernah mengigatkan,agar berhati-hati dengan riba.Tapi peringatan itu tidak kuperhatikan.Bahkan saya melihat sendiri keadaan dia waktu itu.Mulai dia ambil pinjaman 100 juta di bank,Untuk modal Usaha Konter Hp,Usaha Konternya Gagal,buka Usaha Warkop,Warkopnya Gulung tikar Buka Usaha Bilyar,Usaha Bilyar Mandek juga.Sampai akhirnya Warisan satu-satunya dari Orang Tua yaitu Ruko dia Jual untuk membayar semua Utang-utangnya.

Dan Lambat namun Pasti Sekarang Dia sudah bebas dari Utang.Bahkan sekarang dia sudah memiliki rumah senilai ratusan juta rupiah.Temanku inilah yang memperingati aku.

Ya Allah Ya..Robb...Maafkan hamba yang telah menzholimi diri hamba dengan riba,hanya Engkau yang Maha penerima Taubat.

No comments:

Post a Comment