21 March 2015

Antara Malaikat,Iblis dan Saya


Salah satu rukun iman dalam islam adalah percaya kepada Malaikat.Di mana malaikat ini diciptakan dari cahaya dan merupakan lambang kepatuhan kepada Allah swt.Bahkan kehadiran seorang anak bagi keluarga baru terkadang menyebut sang anak ini dengan sebutan "Malaikat kecilku" begitu kata ibunya.


Begitupun saat kita dalam kesulitan yang sungguh memilukan sanubari,lantas ada yang datang menolong kita,dianggap sebagai Malaikat penolong.Malaikat merupakan simbol kebaikan.Kalau saya pribadi menganngap bahwa malaikat itu adalah kata hati yang selalu merujuk kepada hal-hal yang baik.

Pernahkah anda ingin berbuat suatu kemaksiatan,katakanlah ingin mengambil hak orang lain,namun ada yang menegur dari dalam diri anda kalau yang ingin dilakukan itu adalah salah.Itu adalah bisikan malaikat yang ada pada diri anda,atau bahasa kasarnya adalah bisikan hati.

Tapi perbuatan maksiat tersebut tetap dilakukan,karena ada bisikan lain yang lebih kuat sehingga bisikan pertama tadi hilang begitu saja.Lantas mengapa bisikan malaikat ini bisa kalah dengan bisikan yang lain ini? 
Jawabannya bisa bermacam-macam,tergantung situasi ketika perbuatan maksiat tersebut dilakukan.

Saya berikan contoh kasus,Kepala Desa A mendapatkan jatah beras miskin dari pemerintah.Dalam kasus seperti ini ada dua hal yang bisa muncul ke permukaan.
1.Raskin ini di bagikan sesuai kepada yang berhak (Bisikan malaikat)
2.Dijual saja sebagai tambahan penghasilan keluarga selaku pejabat.(Bisikan yang lain)

Kalau Kepala desa A manusia yang berjiwa malaikat maka dia akan melaksanakan bisikan pertama dengan penuh rasa tanggung jawab.Namun yang terjadi justru Kepala Desa A menjual kembali Raskin ini kepada pedagang dengan harga yang rendah.

Contoh kasus di atas menggambarkan Ada dua kekuatan dalam diri manusia yang selalu beradu,yaitu kekuatan malaikat dan kekuatan iblis.Jika Bisikan malaikat atau hati anda yang diikuti maka anda ada malaikat yang berbentuk manusia.Kalau Kata Iwan Fals Manusia Setengah Dewa.

Namun Jika Bisikan Iblis yang mendominasi maka insya Allah anda adalah Manusia yang berhati iblis.
Saya terkadang tidak bisa membedakan mana bisikan malaikat dan mana bisikan iblis dalam diri saya.Atau jangan-jangan saya adalah iblis yang pura-pura jadi malaikat.

Sumber : Pendapat Pribadi

No comments:

Post a Comment